1. CD-ROM
yang ada saat ini
umumnya terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat
reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai
lubang-lubang mikroskopis padapermukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan
dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang
ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan
laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara
motor memutar disk. Kemudian Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai
lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor
yang kemudian dikonversi menjadi data digital. Penulisan data pada CD-ROM hanya
dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki
keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya
untuk dibawa kemana-mana.
2. DVD (Digital VersatileDisc)
Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc
mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak
saat itulah teknologi penyimpanan pada optical disc berkembang. CD-ROM (Compact
Disc Read Only Memory) adalah media untuk menyimpan data atau informasi lainnya
dalam jumlah yang sangat besar (lebih dari 600 MegaByte). Jauh lebih besar jika
kita bandingkan dengan floppy disk (1,4 MB)
DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan
dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih
besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini
sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film besar,
sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati dalam
kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali.
Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan
CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan
rata-rata burst transfer 12 MB/s. Semakin besar cache (memori buffer) yang
dimiliki DVD-ROM, semakin cepat penyaluran data yang dapat dilakukan.
DVD menyediakan format yang dapat ditulis satu kali ataupun
lebih, yang disebut dengan Recordable DVD, dan memiliki macam-macam versi,
yaitu : DVD-R for General, hanya sekali penulisan DVD-R for Authoring, hanya
sekali penulisan DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali DVD-RW, dapat ditulis
berulang kali DVD+R, hanya sekali penulisan Setiap versi DVD recorder dapat
membaca DVD-ROM disc.
3. DISKET
Menambah kapasitas dan mengurangi bad sector diskette.
Seberapa besar kapasitas diskette kita dapat ditambah ? Kapasitas bisa
bertambah sekitar 200 kB tetapi bisa juga lebih tergantung pada pemilihan
ukuran kapasitas diskette pada saat memformat dan mentransfer file system ke
diskette. Keadaan floppy disk drive yang baik juga turut mendukung keberhasilan
menambah kapasitas diskette ini. Ukuran tersebut sudah cukup lumayan terutama
pada saat kita ingin mengkopi suatu file yang sudah displit dan sudah tidak
bisa dikompress lagi dengan ukuran 1,6 MB misalnya, kita tidak perlu lagi
menggunakan dua diskette tetapi cukup satu diskette.
4. FLASHDISK
USB Flash Drive atau yang lebih dikenal dengan UFD atau
flash disk merupakan sebuah periperal komputer yang populer pada sekarang ini.
Flash disk sendiri sejatinya adalah sebuah alat penyimpanan data berbasis flash
memory yang diintegrasikan dengan USB (Universal Serial Bus) konektor. Flash
disk pada umumnya berbentuk kecil dan ringan. Sehingga mudah untuk dibawa
kemana-mana (bersifat portabel) dan memiliki kemampuan penyimpanan data yang
cukup besar (mulai dari 8 mb hingga 16 gb). Selain itu, flash disk juga telah
didukung oleh banyak sistem operasi (windows, linux, macintosh, dsb) dan tidak
perlu di install (komputer akan dengan sendirinya menginstal sebuah driver
flash disk – hal ini berlaku untuk sistem operasi modern). Hal ini membuat
flash disk menjadi media penyimpanan portabel yang paling banyak digunakan oleh
pengguna komputer.
Inti dari teknologi flash disk ialah penggunaan flash
memory. Flash memory sendiri merupakan pengembangan dari teknologi EPROM (yang
kemudian dikembangkan menjadi EEPROMS – yang sekarang lebih dikenal tempat
penyimpanan bios kmputer). Flash memory sendiri dirancang sebagai sebuah memori
yang bisa menyimpan data, data yang disimpan bisa dihapus dan data ditulis
kembali dengan mudah. Hal ini membuat flash disk hampir sama dengan hard disk
atau floppy disk (sebagai media penyimpanan yang bisa ditulis berulang kali).
namun jika hard disk atau floppy disk menggunakan sebuah alat mekanik
(berbentuk jarum) untuk membaca dan menulis data, maka flash disk menggunakan
sebuah kontroler (berbentuk chip) yang bertugas untuk menulis dan membaca data
pada flash memory. Hal ini juga yang membuat flash disk bentuknya bisa kecil
dan ringan.
Sebagai alat yang berbasis teknologi flash memory, flash
disk memiliki sebuah “waktu hidup” yang terbilang tidak lama. Pada umumnya
sebuah flash disk hanya bisa digunakan sebanyak 50000 hingga 150000 kali saja
(dalam hal ini penggunaan baik membaca maupun menulis data).
Flashdisk Pertama
Ada beberapa perusahaan yang mengklaim sebagai pembuat flash
disk pertama. Trek, merupakan perusahaan yang pertama menjual flash disk pada
tahun 2000. Trek menamakan flash disk tersebut Thumbdrive.
Sebuah perusahaan, M-systems, juga telah bekerja
mengembangkan flash disk sejak tahun 1998. mereka mempopulerkan flash disk
dengan merk disk on key. Sebuah perusahaan teknologi, Lexar, juga mengklaim
sebagai pionir dalam pembuatan flash disk. Pada sekarang ini ada banyak
pengembang flash disk seperti sandisk, kingston, umax, nexus, dsb.
Flash disk pertama menggunakan teknologi USB 1.1. teknologi
USB 1.1 menjanjikan transfer data sebesar 12 Mbps. sekarang, sebuah flash disk
sudah mendukung teknologi USB 2.0 yang menjanjikan transfer data sebesar 480
Mbps. akan tetapi, dikarenakan adanya batasan pada teknolog flash memory, nilai
transfer sebenarnya dari sebuah flash disk jauh daripada spesifikasi yang
ditawarkan.
Kegunaan Flash disk.
Kegunaan flash disk tentu saja sebagai media penyimpanan
data yang bersifat portabel (mudah dibawa kemana-mana). Adapun kegunaan khusus
flash disk antara lain:
1.sebagai media penyimpanan data pribadi
2.sebagai alat untuk mem-boot komputer
3.pada windows vista, flash disk bisa digunakan sebgaia
tambahan untuk memori sistem
4.sebagai pemutar musik portabel (MP3 player)
5.sebagai alat bantu untuk para system administrator dan
teknisi komputer
5. HARDISK
Sebagaimana disket, hardisk juga meyimpan data dalam bentuk
track, sektor, dan cluster. Sistem operasi komputer mencatat sektor berdasarkan
cluster-nya. Sistem operasi Windows memberi nomor unik pada setiap cluster dan
mencatat alamat file di hardisk menggunakan tabel alokasi file virtual (VFAT,
Virtual File Allocation Table). VFAT merupakan salah satu metode untuk
menyimpan dan mengetahui alamat file sesuai cluster yang digunakan. Oleh sebab
itu, VFAT berisi setiap nilai pada setiap cluster yang menjelaskan lokasi disk
tempat cluster berada. Terkadang sistem operasi menganggap sebuah cluster
sebagai cluster yang sedang dipakai, meskipun pada saat itu cluster tersebut
tidak berisi file apapun. Hal ini dinamakan lost cluster, dan pengguna dapat
membebaskan cluster tersebut (yang berarti dapat menambah ruang hardisk) dengan
memakai utilitas ScanDisk di Windows.
6. RANDOM ACCESS MEMORY ( RAM )
adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat
diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam
memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan
drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk
mengakses data secara berurutan.
Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu
memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat
itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.
Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya
dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan
memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk
penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah
informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM
untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis
lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti
halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM
membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada
SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama
) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
7. ZIP DRIVE
ZIP drive berasal dari lomega. ZIP drive berukuran kecil
1,47 inchi. ZIP drive ini memperbaiki keterbatasan kapasitas yang dimiliki oleh
floopy disk. Perangkat ini terdiri dari floopy drive dan cartridge floopy
khusus, yang mapu menampung sampai 100MB data. Dengan kapasitas sebesar ini,
dapat memungkinkan orang menyimpan file grafik dan mutimedia.
No comments:
Post a Comment